Habis Gelap Terbitlah Terang Boeah pikiran jang dipetik dari pada soerat-soeratnja jang tiada disiarkan

Habis Gelap Terbitlah Terang

Raden Adjeng Kartini

Boeah pikiran jang dipetik dari pada soerat-soeratnja jang tiada disiarkan

Chapter 9 of 10 3 min aloud CC BY-SA 4.0

BOEAH PIKIRAN JANG DIPETIK DARI SOERAT-SOERATNJA JANG TIADA DISIARKAN. Saja pertjaja akan Toehan jang rahman dan rahim, kepada koernia jang penoeh dengan tjinta dan sajang, jang memberi berkat bagi kita. Kami menempoeh djalan dengan kebenaran, pengharapan dan kepertjajaan; Toehan, jang menjoeroeh kami mengerdjakan kerdja itoe, Toehan itoelah jang mendjaga kami; Toehan akan menjamboet, memapah, djikalau kami berdjalan gojang, dan mendirikan djikalau kami djatoeh!

Dari manakah saja mendapat boedjoekan dan kekoeatan oentoek dirikoe? Ialah dengan sekoerang-koerangnja memikirkan hal oentoek diri sendiri, sebanjak-banjaknja dan jang teroetama sekali ialah sekalian oentoek bahagia orang lain. Sekarang tahoelah saja, apa rahmat dan berkat jang keloear dari pengadjaran jang bagoes itoe:,Loepakan diri sendiri, sajangi diri sendiri kemoedian sekali."

Tentang bersifat jang seperti itoe, saja hanjalah orang jang baroe memoelaï. Kami selaloe telah mengatakan, dan sesoenggoehnja dengan hati jang ichlas, bahwa bagi kami ta' ada sedikit djoea jang menjoesahkan kami, apabila dalam hal itoe kami dapat menolong orang lain. Kami telah memikirkan soeatoe djalan oentoek memberi pertolongan, dan lain dari pada djalan itoe tiadalah kami pikirkan. Kami mengira akan berbahagialah kami, djikalau sekiranja kami dengan djalan jang demikian dapat memberi pertolongan.

Dalam djalan itoe mémang tersemboenjilah kelobaan oentoek diri sendiri, karena kami telah menjatoekan diri kami dengan djalan jang memberi paédah oentoek orang-orang lain dan oentoek mendjadi koerban. Kesampaian kehendak kami itoe menjebabkan diri kami mendjadi berbahagia. Karena itoelah maka kami mengatakan, bahwa sesoenggoehnjalah banjak sedikitnja ada tersemboenji kelobaan didalam djalan jang kami toeroet itoe. Kemenangan jang bagoes sekali dan jang sesoekar-soekarnja boléh didapat oléh manoesia, ialah mena'loekkan diri sendiri.

Kami ta' soeka dan ta' dapat mempertjajai, bahwa laki-laki jang menjajangi dan mentjintai boendanja dengan sebenar-benarnja boléh mendjadi orang djahat. Hal itoe seakan-akan soeatoe keadaan jang moestahillah bagikoe. Sekali-kali tiadalah meréka itoe laki-laki jang sedjahat-djahatnja, djikalau meréka itoe mendjadi sahabat-sahabat jang setia dari pada saudara-saudaranja jang perempoean. Persahabatan jang tiada bersendikan keloeroesan hati jang sebenar-benarnja, ta' dapatlah mendjadi persahabatan jang sedjati, dan moestahil dia akan kekal.

Amatlah senangnja akan mempoenjai kekoeasaan, tetapi iapoen mendatangkan ketakoetan poela. Kadang-kadang amat soekar benar akan menoendjoekkan dimana batasnja antara djahat dengan baik. O, keinginan dalam hatikoe kerap kali berteriak-teriak hendak pergi kepada meréka jang berhati sederhana. Kami tidaklah hendak memoesnahkan kesederhanaannja, dan tiadalah poela hendak mengadjarkan hal-hal jang lain kepadanja. Kami soeka membiarkan meréka itoe dalam kesederhanaan dan boedi pekertinja itoe, tetapi kami soeka mentjoba membawa peroebahan pada kedoea hal jang terseboet tadi, djikalau sekiranja 'adat lembaga dalam kesederdahanaan dan boedi pekerti meréka itoe adalah berlawanan dengan roekoen ketjintaan.

Renggoetkanlah soeatoe pohon jang mendjalar sampai akar-akarnja jang beriboe-riboe dan mentjengkam itoe terlepas dari djoendjoengnja, dan tentoelah pohon itoe akan tergantoeng atau njawanja akan melajang. Lamalah waktoenja sesoedah itoe, maka ia akan hidoep kembali. Pikiran dan pendapatan jang telah toea ta' moedah diboeangkan orang, dan diganti dengan tjita-tjita jang baroe. Boeah pikiran jang lama-lama itoe masih berkoeasa selama masih dimoeliakan dalam negeri, tetapi kemaoean jang baroe dengan segarnja pestilah akan mendapat kemenangan.

Dari jang mati timboellah hidoep jang baroe! Hidoep jang baroe itoe ta' dapatlah dimoesnahkan; betoel hari ini dapat memboenoehnja, tetapi ésoknja hidoep itoe akan lahir poela kembali dengan kekoeatan, dan kesegarannja selaloe bertambah-tambah!

Shared under a licence Indonesian Wikisource CC BY-SA 4.0

“Habis Gelap Terbitlah Terang” by Wikisource contributors, from Indonesian Wikisource (https://id.wikisource.org/wiki/Habis_Gelap_Terbitlah_Terang), used under CC BY-SA 4.0.

Checking… —

Narrator

Audio is kept per voice, so a new narrator is read afresh from here on. Anything you have already heard stays as it was.

Finding voices…

Checking what is available…

Reading

Text size
Adjusts the reading column only.

Sleep timer

Vesper fades out over the last twenty-five seconds, so it never cuts.

Contents

Habis Gelap Terbitlah Terang

This text carries no chapter marks of its own, so it is served in equal parts. Nothing has been cut.

  1. 01 Permoelaan kalam 3 min
  2. 02 Pendahoeloean 11 min
  3. 03 Soerat-soerat dalam tahoen 1899 56 min
  4. 04 Soerat-soerat dalam tahoen 1900 · Part 1 50 min
  5. 05 Soerat-soerat dalam tahoen 1900 · Part 2 1 hr
  6. 06 Soerat-soerat dalam tahoen 1900 · Part 3 51 min
  7. 07 Soerat-soerat dalam tahoen 1901 · Part 1 57 min
  8. 08 Soerat-soerat dalam tahoen 1901 · Part 2 57 min
  9. 09 Soerat-soerat dalam tahoen 1901 · Part 3 47 min
  10. 10 Soerat-soerat dalam tahoen 1902 · Part 1 57 min
  11. 11 Soerat-soerat dalam tahoen 1902 · Part 2 1 hr 3 min
  12. 12 Soerat-soerat dalam tahoen 1902 · Part 3 1 hr 9 min
  13. 13 Soerat-soerat dalam tahoen 1902 · Part 4 1 hr 7 min
  14. 14 Soerat-soerat dalam tahoen 1902 · Part 5 1 hr 8 min
  15. 15 Soerat-soerat dalam tahoen 1903 · Part 1 59 min
  16. 16 Soerat-soerat dalam tahoen 1903 · Part 2 57 min
  17. 17 Soerat-soerat dalam tahoen 1904 25 min
  18. 18 Boeah pikiran jang dipetik dari pada soerat-soeratnja jang tiada disiarkan 3 min
  19. 19 Berilah orang Djawa pendidikan! 45 min