Habis Gelap Terbitlah Terang
Soerat-soerat dalam tahoen 1903
Gamelan dan njanjian ta' dapat kami dengar di Betawi sebagoes itoe. Pada hari itoe sebagai bermimpilah saja memberi selamat tinggal kepada 'oemoerkoe jang sedang remadja, demikianlah perasaan hatikoe ketika itoe. Tiap-tiap peroebahan dalam doenia hidoep kami, adalah kebagoesannja masing2 dan tiap-tiap pertjeraian mendoekakan hati kami. Wahai iboe jang koekasihi, maoekah njonja menolong kami nanti lalam waktoe jang baroe-baroe 'ditempat asing itoe?
Tambahlah kasih toean kepada kami, djikalau telah datanglah waktoenja nanti jang kami ta' dapat lagi melihat wadjah-wadjah kekasih kami sekalian, karena meréka itoelah jang perloe oentoek menjenangkan hati kami. Kami pandai, banjak menanggoeng kekoerangan, tetapi „kasih sajang" tidak. Njonja telah tahoe boekan, bahwa soerat permintaan kami telah berdjalan beberapa lamanja? Apakah akan djawabnja nanti? ⁂ 27 Juni 1903 (IV). Tentoelah segala pekerdjaan toean kepada kami telah hilang, karena ta' adalah sepoetjoek djoega soerat jang datang dari padakoe.
Ampoenilah saja, wahai mamanda jang baik boedi. Adikkoe tentoe telah mengatakan kepada toean, jang saja dalam boelan Februari dan Maart sakit keras, dan kemoedian segala waktoekoe habis dirampas oléh pengadjaran. Banjak pekerdjaan jang telah saja tinggalkan dahoeloe. Telah banjak benar kesalahankoe, apalagi kepada sahabat-sahabatkoe. Ta' adalah saja mengirim kepada meréka itoe sepatah katapoen. Sekarang saja ma'loemi betapa salahnja perboeatankoe jang dahoeloe itoe; sepatah kata selamanja lebih baik dari pada berdiam diri sadja.
Dalam waktoe beistirahat ta' maoe saja dahoeloe mengambil témpoh itoe oentoek kesenangan dirikoe, melainkan makin keraslah saja maoe bekerdja, karena banjaklah lagi jang hendak saja peladjari. Tetapi hidoepkoe sendiri telah memberi saja témpoh dengan tjara jang tiada senang. Hari inilah saja baroe bangoen dari tempat tidoer, sesoedah sakit jang doea pekan lamanja terbaring sadja. Hampir sekalian penjakit telah datanglah kepadakoe.
Selesma, demam, sakit béngék, poesing kepala, sakit peroet dan kesoedahannja sakit poeroe tjampak dan sakit tjatjar air (ketoemboehan). Benar-benar sekalian itoe telah mengantjam saja. Orang toeakoe dan adik-adikkoe ta' pernah keloear dari tempat tidoerkoe; kekasih saja itoe semoeanja amat soenggoeh mendjaga dan memeliharakoe. Pendjagaan meréka itoe boléh benar mendjadi tjontoh. Adikkoe Roekmini seperti bidadari kasihnja mendjagakoe. O!
ta' tahoelah toean betapa sajangkoe kepada anak itoe; setiap hari roepanja makin tegoehlah ia terikat dihatikoe. Ia selaloe mengatakan, bahwa saja lebih moelia dari padanja, tetapi itoe ta' benar; ialah jang lebih moelia dari padakoe; tentoelah pengakoean toean tentang hal itoe demikian djoega. Baroe-baroe ini kami mendapat sepoetjoek soerat jang pandjang isinja dari njonja van Kol, jang telah membesarkan hati kami benar, karena mendengar kabar jang toean telah mengirim soerat kepadanja tentang hal kami.
Disanalah kami melihat kesajangan toean jang soenggoeh dan persahabatan toean jang toeloes bagi kami. Saja banjak meminta terima kasih kepada toean, wahai sahabat jang koesajangi dan jang berhati soetji! Sekarang toean tentoe ta' bergoesar hati lagi, karena kami akan tinggal di Hindia djoega. Kami haroes menjampaikan terima kasih dan salam kepada toean dari toean dan njonja van Kol. Waktoe ini amat banjak kerdjanja, kalau ada témpoh ia akan berkirim soerat kepada toean.
Sekarang biarlah kami sadja membalas soerat jang kepada toean dan njonja itoe. Tentang hendak pergi kenegeri Belanda itoe, sebenarnja sama pikirannja dengan toean. Bahwa sebenarnjalah ta' pernah njonja van Kol membajang-bajangkan kepada kami, bahwa kami akan bersenang-senang hati nanti kalau telah tinggal dinegeri Belanda, tetapi sedjak dari semoelanja ia menoendjoekkan kepada kami dengan soenggoeh-soenggoeh akan keberatan, kesoesahan, ketjéwaan dan kesedihan hati jang bergoenoeng-goenoeng itoe, jang menanti kami dinegeri Belanda.
Tetapi karena sedemikian harapan kami dahoeloe, maka iapoen berboeat sedapat-dapatnja, soepaja harapan kami jang besar itoe dapat disampaikan. Betoel héran kita karena ialah, jang beroesaha dengan sedapat-dapatnja, soepaja kami dapat pergi kenegeri Belanda, dan ialah poela sekarang dengan lemah lemboet dan kasih sajang jang telah menimbang maksoed kami jang bertoekar itoe. Doenia hidoep bersama-sama ini telah banjak mengadjar kami, lebih-lebih dalam beberapa boelan jang baroe laloe ini.
Ialah poela jang mengadjar kami membédakan antara persahabatan jang benar dengan persahabatan jang poera-poera. Tentoelah sadja pengadjaran itoe kami peroleh dengan meioeKakan hati kami. Boekan boeatan banjaknja kami telah beroetang boedi kepada Nellie. Ia telah mengadjar kami menimbang dengan lemah lemboet. Do'akanlah kami! Kami selaloe memandang dan mengingat kepada Toehan. Sekalian kemaoeannja mestilah mendjadi! Harapankoa besar benar hendak borkirim soerat kepada toean, sebab itoe berbaringlah saja diatas seboeah koersi pandjang menoelis soerat ini dengan pinsil.
Saja berharap jang toean laki isteri menerima soerat ini dalam segala keselamatan. Terimalah dari adikkoe hormat jang terbit dari hati jang soetji dan salam ta'zim dari anak toean, KARTINI. Kami beloem mendapat djawab tentang soerat permintaan kami itoe. Kami amat ingin hendak menerimanja. ⁂ 4 Juli 1903 (VIII). Telah banjak benar kami berperang dan menanggoeng kesengsaraan. Pada pikiran kami telah tjoekoeplah itoe, dan oléh karena penanggoengan dan peperangan itoe telah patoetlah rasanja kami mendapat bahagianja: Mendjadi pengantin bangsa kami, bangsa jang kami tjinta itoe!
Maksoed hati kami itoe roepanja akan sampai benarlah, tetapi sekarang tiba-tiba telah terdjaoeh poela kami dari maksoed itoe. Iboe, wahai iboekoe! Diamlah toean, djanganlah meratap, djanganlah mengeloeh, djanganlah menangis. Saja maoe mendo'a, mendo'a sampai keachir zaman, meminta soenggoeh-soenggoeh; walaupoen apa djoea jang akan kami peroléh pada waktoe jang akan datang, tetapi tetaplah kami meminta, moga-moga kami dapatlah tinggal seperti biasa: berhati berani, pertjaja dan berserah diri!
Atjap kali benar kami mengatakan kepada orang lain: Djanganlah berpoetoes asa, dan djanganlah menjoempahi kesengsaraan karena poetoes harapan. Dalam kesengsaraan itoe adalah terletak kesenangan. Ta' adalah sesoeatoe hal jang terdjadi, jang bersalahan dengan kata kasih-sajang. Apa jang disoempahi sekarang, bésok akan mendjadi rahmat. Pertjobaan itoe ialah pendidikan dari Toehan jang mahakoeasa. Siapa jang mengatakan dan mempertjajaï hal itoe dihatinja sendiri, haroeslah poela pandai menanggoengkannja.
Sekarang gilirankoelah poela menanggoengkan dengan diri sendiri sekalian nasihat-nasihat jang telah koeadjarkan dahoeloe itoe. Saja sekarang sekali-kali tiada maoe lagi memikirkan peperangan, penanggoengan, kesoesahan dan pertjobaan itoe; sekaliannja memboeat kepalakoe poesing dan hatikoe sakit; saja hendak bernapas sekarang dalam hawa boenga-boengaan jang semerbak baoenja, dan mandi dalam tjahaja matahari; sekaüan itoe adalah poela tersedia dan itoelah poela jang akan djadi pemboedjoek dan penjenangkan hatikoe.
Sekarang saja tjeriterakan kepada toean boenga-boengaan jang semerbak baoenja dalam taman kami itoe. Iboekoe, kami telah moelaï mengerdjakan pekerdjaan kami jang menjenangkan hati itoe. Sampaikanlah kepada soeami njonja terima kasihkoe atas nasihatnja, menjoeroeh kami bekerdja selekas-lekasnja dengan tiada menaroeh soerat oedjian. O! tjobalah toean pikirkan. Sekolah kami telah bermoerid toedjoeh orang, dan selaloe datang permintaan hendak mendjadi moerid.
Senang hatikoe sekarang! Kami dahoeloe ta' berani berharap jang pekerdjaan itoe akan begini djadinja. Anak-anak itoe amat senang hatinja, dan orang-orang toeanja bergirang hati! Moerid-moerid jang pertama ialah anak seorang pegawai jang amat saléh dalam djadjahan negeri kami. Kami telah bertjakap-tjakap dengan iboenja. Karena telah terang kepadanja sedikit-sedikit, maka maoelah ia kesoedahannja menjerahkan anak gadisnja kepada kami.
Adik si gadis itoe jang perempoean beloem lagi ber'oemoer lima tahoen, ta' soeka tinggal diroemah, ia soeka benar dan haroes toeroet poela bersekolah. Ja Allah, sekian ketjilnja, sehingga ia hampir ta' dapat melihat keatas médja. Kalau saja tidak menjoeroehnja doedoek diatas bangkoe-kaki, saja ambillah ia diatas pangkoeankoe. Anak ketjil itoe dengan segala kekerasan hatinja hendak toeroet bekerdja bersama-sama. Kemoedian dari pada anak-anak itoe, datanglah poela gadis-gadis anak soorang collecteur dan seorang lagi gadis anak assistén collecteur.
Doea hari jang telah soedah, djaksa di Karimoen Djawa mengirim anaknja kemari beladjar. Tjobalah iboekoe pikirkan, meréka itoe mengirimkan anaknja kemari, dan diséwakannjalah disini tempat tinggal dengan membajar makan! Kami amat mengoetjap sjoekoer! Orang toea anak-anak itoe amat berbesar hati akan maksoed kami itoe, sehingga adalah beberapa orang jang memberikan anaknja benar-benar kepada kami . . . . . . . . . . . . . . . . . .
tetapi kami beloem soeka menerimanja . . . . . . . . . . . . nanti, dengan segala soeka hati kami menerimanja. Pada hari ini telah datanglah adik perempoean si Hoesin, moerid Sekolah Dokter Djawa, maoe beladjar disini. Kemarin telah datang poela seorang iboe jang masih moeda kepada kami, dengan sesalnja mengatakan kepadakoe, jang roemahnja amat djaoeh dari tempat kami, kalau tidak, maoelah ia sendiri datang beladjar. Sekarang ia ta' dapat beladjar, sebab itoelah sekalian pengadjaran jang ta' dapat diterimanja akan diserahkannjalah kepada anaknja.
Dan tjoba poela toean pikirkan, anaknja itoe beloem lagi ber'oemoer setahoen. Kalau ia telah ber'oemoer enam tahoen akan diserahkannja anak itoe kepada kami, meskipoen dimana djoega kami tinggal; iapoen meminta soenggoeh-soenggoeh soepaja kami akan menerima anaknja itoe. Anak-anak moerid kami itoe datang kemari empat kali sepekan dari poekoel 8 sampai poekoel 12 /2. Meréka itoe beladjar menoelis, membatja dsb., mendjahit dan merénda serta beladjar masak-memasak.
Kami mengadjar meréka itoe boekanlah seperti atoeran jang biasa disekolah, melainkan menoeroet pendapatan kami sendiri, sebagaimana kesoekaan anak-anak Djawa beladjar. O! iboekoe, toean kedoea baiklah datang melihat anak-anak itoe, tentoelah toean akan berbesar hati melihatnja. Meréka itoe datang dengan berpakaian bagoes, dan amat manislah roepanja, toeboehnja segar dan hatinja masih soetji. Meréka itoe memoedahkan poela pekerdjaan kami, sebab kentjang otaknja, lekas dapat menerima pengadjaran dan tjakap, apalagi lekas maoe menoeroet apa jang dikatakan.
Meréka lekas pertjaja kepada kami dan bébas bertjakap-tjakap dengan kami. Adalah poela diantara meréka itoe seorang anak jang bagoes, moela-moela amat banjak tingkahnja, tetapi sekarang besar hati kami melihatnja, ta' bertingkah lagi. Ia tidak maoe lagi mendjilat-djilat bibirnja, dan ta' maoe lagi bermain-main dengan matanja jang bagoes itoe, melainkan bersoenggoeh-soenggoeh mengerdjakan pekerdjaannja. Roepanja tingkahnja jang boeroek dahoeloe itoe asalnja karena ta' ada kerdjanja!
Betapa bagoesnja meréka itoe bertjampoer gaoel bersama-sama. Meréka bertjakap-tjakap seorang dengan seorang, dalam bahasa Djawa tinggi dengan haloesnja, sedikitpoen ta' adalah kakoenja. Pada hari ini adalah seorang diantara kami dalam roemah jang akan merajakan hari lahirnja. Kami hendak mendjamoe meréka itoe dengan tjara jang amat gandjil. Meréka itoe pagi ini patoetnja merénda dan mendjahit, tetapi kami boeat hari ini hari memasak-masak.
Berapalah sikapnja tangan-tangan jang ketjil dan jang haloes-haloes itoe bekerdja! Jang seorang memboeat koeé poetoe, jang seorang lagi memboeat koeé lapis dan jang seorang memboeat koeé serikaja. Mérah padam moeka meréka itoe mengerdjakannja. Lihatlah poela mata meréka itoe bertjahaja-tjahaja! Dengan besar hati meréka itoe poelanglah keroemah masing-masing memperlihatkan masakannja itoe kepada orang toeanja. Lihatlah, itoelah soeatoe rahmat, rahmat jang besar bagi kami.
Kamilah jang memboeat pekerdjaan itoe jang moela-moela sekali oentoek adik-adik kami jang perempoean itoe. Kardinahlah nanti jang akan mengadjar mendjahit, merénda dan masak-memasak dan Soematri akan mengadjarkan kepandaian jang lain. Beroentoenglah kami masih ada lagi menaroeh perkakas oentoek mendjahit dan merénda; selama barang-barang itoe masih ada djoega, meréka itoe akan memperoléhnja dari kami dengan tiada membajar; dan kemoedian anak-anak, jang orang toeanja berada, tentoelah haroes menjediakan sendiri perkakas oentoek anaknja.
Tetapi perkakas sekolah jang lain ta' adalah pada kami. Dimanakah dapat kami membeli kitab-kitab batjaan bahasa Belanda dan bahasa Djawa? Maoekah iboe memintanja kepada toean? Kalau sekolah itoe tinggal baik dan moerid-moeridnja bertambah banjak, maka adalah harapan kami . . . . . . . . . . . . akan meminta oeang bantoean. Boléhkah hal itoe pada pikiran njonja? Bantoean itoe boekanlah oentoek kami sendiri, tetapi bergoena oentoek pembantoe ongkos-ongkos sekolah itoe.
Pegawai-pegawai negeri jang berpangkat rendah, sekali-kali ta' dapat sedikit djoega mengeloearkan oeangnja. Kepala-kepala negeri jang bergadji ƒ 50., hanjalah dapat memelihara anak isterinja sadja, dan kadang-kadang isterinjapoen toeroetlah poela bekerdja keras; ta' adalah lagi oeangnja berlebih oentoek pembeli apa-apa jang lain. Dan kamipoen ta' dapat poela selamanja memberi sekalian keperloean anak-anaknja itoe. Njonjapoen tentoelah ma'loem hal itoe.
Kalau saja telah boléh berdjalan, kami akan pergi ke Semarang; saja haroes diperiksa oléh dokter disana. Penjakit béngék dan poesing kepala itoe haroeslah hendaknja hilang benar-benar, ta' boléh datang lagi beroelang-oelang kepadakoe. Dan waktoe itoe kami akan pergi poela membeli barang-barang jang perloe oentoek anak-anak kami. Kami disini sekarang tiadalah mempoenjaï djaroem rénda dan batoe-toelis barang seboeah djoeapoen. ⁂ 5 Juli 1903 (VI).
Berapalah baik dan sajangnja toean kepada kami, selaloe toean hendak menggirangkan hati kami. Dan djikalau saja pikirkan betapa kami, apalagi saja, hendaknja membalas sekalian kebaikan dan kesajangan toean itoe. Roepanja amat koerang terima kasih kami, hampir ta' adalah oebahnja, seakan-akan saja ta' menghargaï sekalian kebaikan dan kesajangan toean . . . . . . . . . . . . . . . . . . Anakanda K. betoel pandai benar berdiam diri seperti orang bisoe.
Ampoenilah saja, wahai mamanda jang baik hati! Pada doea hari jang terlampau, toean berkirim salam dengan mengirimkan seboeah kitab „Album Kern", ketika itoe pikiran sajapoen melajanglah ke Sonder, dan saja berdjandji akan mengikoet pikiran itoe dengan toetoer katakoe. Dan saja sekarang amat berbesar hati karena djandjikoe dapat koesampaikan. Kami meminta terima kasih kepada toean atas salam jang terbit dari hati toean jang kasih-sajang lagi amat berharga itoe; dan kitab itoe telah saja batja dengan girang hati.
Djikalau sekiranja sekalian boeah pikirankoe perihal toean saja toeliskan, tentoelah bergoenoeng-goenoeng soerat jang akan toean terima dari sini! Njonja van Kol dengan ramahnja dan baik hatinja memperbintjangkan toean, itoelah jang membesarkan hati kami, karena itoelah soeatoe tjita-tiita kami benar, bahwa sekalian meréka jang kami kasihi dan kami hormati itoe, hendaknja akan bertemoe satoe dengan jang lain, dengan hati jang baik.
Bagaimanakah toean kedoeanja sekarang. mamanda? Adakah toean kedoeanja didalam séhat dan baik-baik sadja di Sonder? Adakah pernah toean melihat disana orang-orang dari Toradja? Saja dapat memikirkan soenggoeh-soenggoeh jang toean bersoesah hati, karena toean haroes meninggalkan pekerdjaan toean beberapa lamanja. Dimana hati kita telah tertoempah, ta' moedah kita meninggalkan tempat itoe; disitoelah adanja nasib kita jang akan datang, dan disanalah doen ia hidoep kita.
Sekarang saja tjeriterakan kepada toean kabar jang menjenangkan hati. Sambil menanti-nanti apa-apa jang akan datang, kami telah memoelaï djoega pekerdjaan kami itoe. Diroemah telah kami dirikan seboeah sekolah, dan telah ada bermoerid toedjoeh orang banjaknja, anak-anak gadis kepala-kepala negeri. Tapi kami mendapat kabar, bahwa ésok akan datang lagi tiga orang anak-anak dari loear negeri. Kami bermoela sekali bermoerid hanjalah seorang sadja, tetapi ta' berapa lamanja moerid itoe telah mendjadi lima orang dan keésokan harinja mendjadi delapan orang, dan beberapa hari lagi moerid kami akan mendjadi sepoeloeh orang.
Selaloe kami berbesar hati melihat anak-anak kami itoe. Segar toeboeh meréka, lagi soetji hatinja, dan betapalah poela bagoesnja meréka itoe bertjampoer-gaoel bersama-sama. Meréka itoe lekas pertjaja kepada kami; meskipoen meréka itoe perloe memperhatikan 'adat tertib sopan, tetapi meréka itoe selaloe bébas, tiadalah ada perbédaan pangkat dan daradjat dalam pergaoelan kami. Kesanalah poela kami hendak pergi. Betapalah poela anak-anak itoe memoedahkan kerdja kami, karena kentjang otak meréka itoe, lekas masoek pengadjaran kepadanja, lagi tjakap dan maoe menoeroet sekalian apa jang dikatakan.
Beloemlah sekali djoega kami terpaksa mesti menghoekoem meréka itoe. Anak-anak itoe amat soeka datang dan beladjar dengan riang hati lagi radjin, dan orang-orang toeanja sangat bersoekatjita dalam hal itoe. Sekalian itoe menoendjoekkan kepada kami, bahwa kami hanjalah mengerdjakan apa-apa, jang sepatoetnja telah lama diboeat orang. Besar rahmat jang ditjoerahkan oleh Toehan jang pengasih penjajang kepada kami. Bagoes dan berbahagia benar pekerdjaan jang diberikannja kepada kami itoe.
Moga-moga dapatlah kami mengerdjakannja dengan sepatoetnja, dapatlah poela kiranja kami selaloe memoeliakan kepertjajaan orang kepada kami! Itoelah jang kami kehendaki benar-benar, jang kami minta soenggoeh-soenggoeh, soepaja boléh kami mendidik hati ketjil mereka itoe, jang soetji, segar dan jang beloem ada bernoda itoe, hati jang poetih seperti katja, dan dapatlah kiranja kami membentoek boedi pekerti didalamnja. Mendo'alah toean oentoek kami.
Moga-moga toean akan memberi rahmat akan maksoed dan pekerdjan kami itoe! O! adalah poela orang nanti hendaknja, jang soeka berboeat seperti kami. Mémang banjaklah orang sekarang jang tjakap berboeat demikian, tetapi meréka itoe patoet digotjoh dahoeloe soepaja bangoen. Kami telah mentjoba menghoeboengkan salatoe'rrahim kami dengan anak-anak gadis dan perempoean-perempoean jang sama banjak pengetahoeannja dengan kami, tetapi maksoed itoe ta' berlakoe.
Membebarkan kemaoean itoe, biarlah kami bekerdja sendiri. Seperti perboeatan kami sekarang ini barangkali lebih moestadjab. Dan . . . . . . . . . . . .ta' adalah oesaha jang lebih baik dari pada memberi tjontoh jang bagoes dan berani bekerdja dahoeloe. Seorang anak moeda jang ta' kami kenal, moerid Sekolah Dokter, telah mengirim sepoetjoek soerat kepada kami, menjerahkan doea orang adiknja, anak mamak moedanja kepada kami. Ia minta kalau boléh kami akan membentoek dengan sebaik-baiknja boedi pekerti anak-anak itoe.
Kami wadjib mengirim soerat kepada anak gadis-gadis itoe. Kami soeka sekali mengerdjakan kerdja itoe, tetapi ta' tahoelah kami entah maksoednja itoe adalah akan sampai. Anak moeda itoe amat gembira dan banjak tjita-tjitanja. Adalah lagi seorang anak moeda tempat saja berkirim-kiriman soerat. Anak itoe ialah anak paman kami. Berapalah besar hatinja ketika ia boléh berkirim soerat kepadakoe! Kami lebih banjak berbahagia dari pada orang-orang lain, oléh karena asal kami dan pangkat bapakkoe.
Itoelah jang teroetama sebabnja, dan ada poela lagi hal jang lain-lain, jang menjebabkan kami moedah memboeat barang sesoeatoenja. Apa jang kami perboeat sekarang semoeanja baroe. Dahoeloe ta' pernah anak-anak gadis berkirim-kiriman soerat dengan anak-anak moeda. Sekarang seperti biasa sadjalah kami berboeat sedemikian, dan seakan-akan begitoelah biasanja. Kami bertjampoer-gaoel dengan meréka itoe seperti orang bersahabat, dan meréka itoe memandang kami seperti saudara-saudaranja jang perempoean.
Itoelah soeatoe keadaan bagi meréka itoe jang baroe benar; karena kami jang berasal tinggi, sekali-kali tiadalah hina bagi kami akan bertjampoer-gaoel seperti bersahabat dengan meréka jang berasal rendah. Saudara sepoepoe kami itoe telah mempertjajaï kami dan memandang kami seperti saudaranja jang lebih toea dari padanja, tempat ia meminta nasihat, dan iapoen amat soeka mendengarkan kata kami. Selaloe saja méminta, kepada Toehan soenggoeh-soenggoeh, moga-moga kami tiadalah akan mendapat maloe atas kepertjajaannja itoe; kami berharap soepaja kami selaloe boléh memberi apa-apa jang dimintanja dan jang ditjarinja pada kami.
Besar boekan boeatan hati kami berkenalan dengan boedi pekerti jang moeda, soetji dan gembira itoe! O! kami berharap moga-moga doenia hidoep bersama-sama ini tiadalah akan meroesakkan tjita-tjitanja itoe! Ta' pernah rasanja kami lebih besar berbahagia, lain dari pada bahagia jang kami peroléh karena membantoe orang lain. Héranlah kami memikirkan, karena kami selaloe merasa jang kami lebih toea dari pada meréka, jang sebaja dengan kami, dan kadang-kadangpoen dari pada orang-orang jang mémang lebih toea dari pada kami.
Tentoelah itoe sebabnja karena kami telah banjak merasaï penanggoengan, dan telah banjak poela hal jang telah dipikirkan dan dioeroengkan. Amat sombong boenjinja, djikalau kami disini menjeboetkan anak-anak kami, pada hal meréka itoe patoetlah kami namai adik-adik kami jang tiada sebegitoe moeda dari pada kami. Tetapi meréka itoe sendiri telah menjangka kami seperti ïboenja, dan tidaklah seperti saudara-saudaranja. Iboe dan saudara perempoean dari orang bersama-sama, banjak-banjak, o, moga-moga Toehan akan mendjadikan djoega kami jang demikian!
Sekolah kami kalau boléh djanganlah keadaannja seperti sekolah benar-benar, dan kamipoen djanganlah seperti goeroe sekolah, melainkan sekolah itoe haroeslah keadaannja betoel-betoel seperti seboeah roemah tangga jang besar, dan kami mendjadi iboe-iboe anak-anak itoe. Kami akan mengadjar meréka itoe bersipat kasih sajang dengan berboekti sekali, seperti jang telah kami ma'loemi dan kami pakaikan. Ketika kami masih moeda adalah soeatoe pedóman jang kami pakai dan jang moedah sekali diikoet: Apa-apa jang tidak engkau soekaï diperboeat orang diatas dirimoe, djanganlah sekali-kali engkau perboeat diatas diri orang lain.
Njonja van Kol banjak mentjeriterakan kepada kami tjeritera nabi Isa dan rasoel2 Petrus dan Paulus. Sekalian itoe menjenangkan hati kami mendengarnja. Apa pedoelinja kita agama mana jang dipakai orang, dan bangsa apa dia. Orang berhati tinggilah ia mendjadi orang baik, dan boedi pekerti jang bangsawan, tinggal bangsawan djoega. Hamba Allah jang bersipat demikian adalah didalam tiap-tiap agama dan segala bangsa. Saja telah membatja kitab „Quo Vadis,"-dan héranlah saja memikirkannja, dan saja kasihilah orang-orang jang bersengsara karena agama itoe, sebab dalam penanggoengan jang seberat itoe meréka masih mengoetjap sjoekoer dan amat pertjaja kepada Toehan jang mahatinggi, serta menghormati Toehan dengan njanjian jang bagoes-bagoes.
Saja telah toeroet berpiloe hati dengan meréka itoe, ataupoen bersoekatjita bersama-sama. Tahoekah toean kitab „Wij beidén" karangan Edna Lyall? Itoelah kitab jang amat bagoes djoega. Ia memperkatakan meréka jang tiada mengakoe akan keadaan Toehan dan orang-orang Serani, poen djoea memperkatakan, bahwa agama Serani itoelah agama jang sebenar-benarnja, dan keadaan agama Serani jang telah dipoetar-poetar dan dioebah-oebah orang, seperti jang telah atjap kali kedjadian didoenia ini.
Luke Raeburn ialah seorang jang moelia hatinja, meskipoen ia tiada mengakoe kepada Toehan, dan anaknja Frica Raeburn, bagoes dan moelia hati, jang moela-moelanja tiada mengakoe kepada Toehan, tapi kemoedian mendjadi orang Serani jang pertjaja soenggoeh kepada Toehan dengan toeloes dan saléh. Bapak dan anak jang berkasih-kasihan satoe dengan jang lain, sehidoep dan semati bersama-sama. Telah kami batja poela: „De ziel van een volk" tentang agama Boedha.
Itoelah poela hikajat jang amat bagoes. Sekarang kami amat soeka benar hendak membatja tentang agama Jahoedi. Barangkali kitab-kitab karangan toean Zangwill jang akan memberi kami apa jang kami tjari itoe: „Droomen van het Ghetto." ⁂ 7 Juli 1903 (VIII). Bésok kami akan mengadjar poela . . . . . . . . . . . . itoelah jang menjenangkan hati kami kedoea. . . . . . . . . . . .sembilan orang moerid-moerid, dan banjak poela lagi meréka jang meminta masoekkan anak-anaknja, diantaranja ada poela anak-anak orang Melajoe.
Itoelah soeatoe kemenangan! Demikianlah doenia hidoep ini, ada jang djatoeh ada jang berdiri, ada jang tertaroeng ada jang berdjalan, ada jang kalah ada jang menang. Antara soerat ini dengan soerat jang akan datang, adalah soerat-soerat jang ta' dapat disiarkan. Dalam soerat-soerat itoe adalah diterangkan djoega, bahwa pengarang soerat itoe dan adiknja Raden Adjeng Roekmini telah menolak besluit Goebernemén, ta' soeka menerima oeang bantoean jang ƒ 4800., itoe oentoek beladjar di Betawi itoe; dan demikian lagi dikabarkannja tentang perkawinannja jang akan terdjadi seperti terseboet dalam soerat 1 Augustus 1903 (VII). ⁂
24 Juli 1903 (VIII). Sekarang adalah pengharapankoe jang besar sekali kepada njonja, tetapi jang sebenarnja kepada toean. Maoekah njonja menjampaikan permintaankoe itoe kepada soeami njonja jang moelia itoe? Hati kami sangat tertarik kepada seorang anak moeda, dan kami soeka benar melihatnja, soepaja hidoepnja berbahagia. Anak moeda itoe bernama Salim, anak Soematera datang dari Riau. Pada tahoen ini ia telah memboeat oedjian penghabisan di H.B.S.
Diantara sekalian moerid-moerid jang memboeat oedjian itoe, dari ketiga H.B.S. di Hindia ini, ialah jang mendapat nomor satoe dalam oedjian. Anak itoe amat soeka sekali hendak pergi beladjar kenegeri Belanda oentoek mendjadi dokter. Sajang sekali maksoednja itoe ta' dapat disampaikannja, karena kekoerangan belandja. Bapaknja hanja bergadji ƒ 150., sadja. Meskipoen ia akan mendjadi kelasi, maoelah ia asal dapat pergi ke Belanda. Tanjakanlah tempatnja kepada Hasim.
Ia kenal kepada anak itoe, dan iapoen telah mendengarnja bertjakap-tjakap di Stovia. Anak itoe berani dan pandai, patoet benar ditolong! Ketika kami mendengar keadaannja serta tjita-tjitanja itoe, timboellah hasrat dihati kami jang sebesar-besarnja hendak menolongnja akan memoedahkan menjampaikan tjita-tjitanja itoe. Waktoe itoe terkenanglah kepada kami akan besluit Goebernemén jang terbit pada 7 Juli 1903 itoe. . . . . . . . . . .
.besluit pendjawaban jang kami nanti-nanti dengan hati jang piloe, dan demikianpoen menerima dengan hati jang piloe poela. Wadjibkah hasil daja oepaja sahabat kami jang moelia itoe, dan hasil harap-harapan, do'a dan tjita-tjita kami akan hilang lenjap sadja, tidak dipergoenakan? Ta' dapatkah orang lain mempergoenakannja? Goebernemén telah memberi kami oeang bantoean ƒ 4800., oentoek menjempoernakan pendidikan kami. Ta' dapatkah oeang itoe diberikan kepada orang lain, jang barangkali lebih perloe, tetapi sekali-kali ta' koeranglah dari pada kami, jang haroes poela ditolong?
Berapalah baiknja djikalau sekiranja Pemerintah soeka membajar ongkos pengadjarannja itoe semoeanja jang besarnja kira-kira f 8000., ; kalau ta' dapat sekian banjaknja, kamipoen akan mengoetjap sjoekoer, apabila Salim boléh kiranja menerima oeang jang ƒ 4800., jang telah diberikan kepada kami itoe. Dan berapa kekoerangannja, biarlah kami mintakan pertolongan kepada orang lain. O! berilah ia merasaï lazat tjita kesoekaan, jang telah lama mendjadi tjita-tjita dihati ketjil kami, dan jang ta' dapat kami peroléh itoe.
Djadikanlah kami berbahagïa, dengan memberi orang lain, jang mempoenjaï kenang-kenang, perasaan dan maksoed jang sama dengan kami itoe, bahagia. Kami telah mengetahoei bagaimana halnja menjimpan perasaan jang hidoep dalam hati, tjita-tjita seperti api dalam dedak didada jang boesoeng. O! djanganlah hidoep jang moeda sebagoes itoe, dan kekoeatan jang sesegar itoe dibiarkan sadja hilang melajang! Ia wadjib dioesahakan dengan sebaik-baiknja oentoek keperloean bangsa Boemipoetera, karena kekoeatan jang demikian amat bergoena benar bagi meréka itoe.
Djika Salim nanti sampai mendjadi dokter, alangkah banjaknja kebadjikan jang boléh diboeatnja oentoek bangsanja! Tjita-tjita Salimpoen: bekerdja oentoek bangsa kami. Permintaan kami ini ialah soeatoe permintaan jang gila, hal itoe kami ketahoei; tetapi ja Allah, djika sekiranja ia dapat dikaboelkan! Wahai iboekoe, tentoelah peperangan jang telah berboelan-buelan, bertahoen-tahoen jang telah kami tanggoengkan, tiadalah akan hilang lenjap, tiadalah akan mendjadi sia-sia sadja.
Berilah kiranja kami merasaï kelazatan hadiah jang djarang-djarang bertemoe itoe, melihat dalam hidoep kami hasil penanggoengan kami itoe, ja'ni: Tjita-tjita Salim wadjib disampaikan. Moga-moga Toehan akan mengaboelkan do'a kami ini! Salim sendiri ta' tahoe akan kerdja kami ini; sedangkan bahasa kami ada didoenia inipoen ia ta' tahoe. Ia hanjalah mengetahoei, bahwa ia dengan segala kesoenggoehan hatinja bermaksoed hendak menjampaikan peladjarannja, soepaja dapatlah ia nanti bekerdja oentoek bangsanja, tetapi sekalian itoe ta' dapat dilakoekan, karena ia ta' beroeang.
Kami hidoep, berharap dan berdo'a oentoek Salim. ⁂ 1 Augustus 1903 (VII). Inilah sepoetjoek warkah jang pandak akan mengabarkan kepada toean dengan selekas-lekasnja, tentang peroebahan jang baroe dalam nasib hidoepkoe. Saja tiadalah lagi akan mendjadi seorang perempoean jang berdiri sendiri sadja oentoek menjampaikan maksoed kami; seorang laki-laki jang koeat dan moelia hatinja akan berdiri disisikoe, menolong menjampaikan oesahakoe, jang berpaédah oentoek bangsa kami!
Dalam hal itoe oesahanja telah djaoeh, dan telah adalah boektinja padanja, sedang saja ini ialah baroe memoelaï. O, ia seorang jang baik, pengasih dan penjajang, selainnja dari pada berhati moelia, ia berkepala terang dan tjakap. Ia telah pergi kesana, ketempat jang ditjintaï oléh toenangannja ini, tetapi Ni ta' boléh pergi, karena ta' diizinkan oléh bangsanja: kenegeri Belanda. Itoelah soeatoe peroebahan jang amat besar, kami berdoea bantoe-membantoe, dan tambah-menambah mana jang koerang, akan berdjalan teroes, menempoeh djalan jang singkat, pergi menjampaikan tjita-tjita kami, oentoek keselamatan bangsa kami.
Banjak boeah pikiran kami jang sama. Tetapi sekarang njonja beloem djoega tahoe, siapakah toenangankoe itoe: Radén Adipati Djojo Adiningrat, Regén di Rembang. Hingga inilah dahoeloe! Dengan lekas dibelakang ini saja akan menoelis lagi, dan harapankoe lebih pandjang dari pada soerat ini. ⁂ 1 Augustus 1903 (VIII). Saja ber'hadjat, hendak menghargakan benar-benar nama jang diberikan orang kepadakoe itoe: anak kekasih Allah. Boekankah soedah kami katakan kepada toean, bahwa kami telah lama mendjaoehkan diri dari sekalian bahagia oentoek diri sendiri?
Sekarang hidoepkoe jang mentjinta demikian itoe telah meminta soepaja saja menjampaikan djandjikoe itoe. Sekarang soeatoepoen tiadalah hal jang akan teramat sedih menjoesahkan hati kami, jang teramat berat, dan jang teramat keras, asal sadja kami dengan hal jang sedemikian dapat menolong dengan seboetir pasir oentoek memboeat mertjoe jang amat bagoes itoe, jang bernama: bahagia Boemipoetèra. Sekarang saja hendak mengoedji: berapakah harga kemanoesiaan dirikoe?
Kemarin, betoel-betoel soeatoe hari jang penting poela bagi kami. . . . . . . . . . . . . . .Kami mendapat soerat dari Departement van Onderwijs, Eeredienst en Nijverheid menanjakan kepada kami, soedikah kami menerima pemberian Pemerintah itoe, ja'ni kami akan diadjar oentoek mendjadi goeroe dll. Sekiranja kami ta' soedi, haroeslah kami memberi keterangannja hitam diatas poetih, soepaja dapat dikirim kepada Goebernoer Djenderal. Bagaimanakah hendaknja keterangan jang diminta itoe patoet diatoerkan?
Dengan péndék dan boeang koelit tampak isi sadjakah, jaïtoe dikatakan sadja jang saja ta' dapat menerima pemberian itoe, karena saja telah bertoenangan; atau saja ta' soedi menerima karena saja sekarang telah mendapat djalan bekerdja jang lebih baik akan menjampaikan tjita-tjitakoe oentoek bangsakoe? Beroesaha disisi seorang laki-laki jang tjakap dan berhati moelia, jang saja hormati tinggi, dan bersama-sama dengan saja amat tjinta akan bangsanja, dan jang soedi poela monolongkoe dengan soenggoeh-soenggoeh dalam oesahakoe, tentoelah dalam hal itoe saja boléh bekerdja berboeat baik oentoek bangsa kami itoe, lebih banjak dari pada djika kami berdoea sama-sama perempoean sadja, jang masing-masing berdiri sendiri, mengerdjakan pekerdjaan itoe.
Dan Roekminipoen ta' maoe poela menerima pemberian itoe, karena ia ta' dapat, ta' tjakap dan ta' maoe berdjalan sendiri. la bermaksoed dengan djalan jang lain hendak menjampaikan tjita-tjitanja. Kemoedian tentoelah kami meminta banjak terima kasih dan menghormati Pemerintah, jang telah menoendjoekkan lagi sebenar-benarnja teroetama bermaksoed maoe memadjoekan keperloean jang bergoena oentoek anak Boemipoetera; asal sadja seseorang dari pada anak Boemipoetera mengeloearkan soearanja, tentoelah soearanja itoe akan didengar oléh Pemerintah; dan djika sekiranja anak Boemipoetera mengeloearkan soearanja oentoek bahagia anak negeri pada waktoe jang akan datang, tentoelah maksoednja itoe akan disampaikan oléh Pemerintah.
Djika Pemerintah telah berboeat begitoe, nistjajalah tanah Belanda akan bertambah dekat didalam hati anak negeri. Sekarang kami telah mengakoe, bahwa Pemerintah maoe berboeat demikian; dan tanah Belanda maoe memberi bahagia akan tanah Hindia. Sekalian katakoe itoe boekanlah kata jang bohong, kami pertjaja benar-benar. Sekalian anak negeri jang kenal kepadakoe telah berharap dan memintakan do'a: „Bendoro Adjeng Tini ta' boléh pergi kelain tempat lain dari pada kekaboepatén."
Dan meréka jang berhati sederhana itoe, sekarang telah bergirang hati, karena maksoednja akan sampai. Dan anak negeripoen berbesar hati, karena begitoelah poela niatnja oentoek „bendoronja."
Lihatlah oléh toean betapa sahabat-sahabatkoe itoe bergirang hati. Vox populi vox dei. (Soeara Boemipoetera itoelah soeara Toehan). Djikalau benar kata itoe maka ialah akan mendjadi soeatoe kenjataan, bahwa Toehan telah mengoebah djalankoe, lain dari pada djalan jang hendak koetempoeh dahoeloe. Moga-moga toean akan mendjadi soeatoe rahmat, tempat orang banjak akan bernaoeng, seakan-akan seboeah pohon jang rindang, tempat orang banjak bernaoeng melepaskan lelahnja dalam panas terik.
Begitoelah niat beberapa orang toea akan saja. Moedah-moedahan dapatlah kiranja saja menjampaikan niat orang-orang toea jang berhati sederhana itoe. Adalah sekarang seboeah pekerdjaan jang berat menanti saja; benar-benar terlampau beratnja; tetapi djika saja dapat menjampaikannja, maka tiadalah ada kebadjikan jang lain, jang sebaik-baiknja dapat koeperboeat oentoek bangsakoe. Soeroehan atas dirikoe, bekerdja hendaklah sampai-sampai, karena itoelah perboeatan jang sebaik-baiknja oentoek hidoep didoenia.
Meski bagaimana djoeapoen halnja oentoengkoe sekarang ini, itoelah oentoeng bahagia jang sebaik-baiknja dan jang sebagoes-bagoesnja dalam hati anak Boemipoetera. Perkawinankoe itoe akan memberi kebaikan hagi tjita-tjita kami itoe. Ialah akan memadjoekan pikiran orang-orang perempoean, iboe anak-anak, soepaja meréka akan menjoeroeh anak-anak gadis diberi pendidikan. Keadaankoe ini lebih berharga dari pada seriboe kata-kata jang menggembirakan hati, sebab keadaankoe ini teioes masoek kedalam hati meréka itoe sendiri.
Meréka itoe sekarang telah mendapat kebenaran, bahwa kebagoesan„ dan kekajaan terlipoerlah oléh boedi pekerti dan pikiran jang sempoerna. Sekarang teringat oléhkoe akan katakoe sendiri, ketika seorang bertanja kepadakoe, bagaimana patoetnja orang mendidik anak-anak gadis dan perempoean bangsa Boemipoetera maka sa japoen berkata: Bangsa Djawa itoe samalah dengan bangsa-bangsa lam di Hindia ini, jang soeka akan tjahaja dan pantjawarna, karena meréka itoe sekalian anak jang bertjahajakan matahari.
Kalau demikian berilah meréka itoe kehendaknja itoe; tetapi apa jang diberikan kepadanja itoe, haroeslah baik dan sedjati. Ta' boléh kami seka.rang berkasar-kasar mengoebah 'adat ïsti adat tanah kami ini; anak Boemipoetera bangsa kami ini tentoe akan mendapat tjahaja dan tjemerlang jang dikenendakmja itoe. Kebébasan perempoean tentoelah akan datang ia soenggoeh akan datang; tetapi kami ta' dapat melekaskan kedatangannja itoe. Kami ta' dapat menolak kedatangan sesoeatoe ketjelakaan; ia mesti datang, tetapi sesoedah itoe datanglah kemenangan!
Kami tiadalah akan hidoep lagi apabila kemenangan itoe datang; tetapi biarlah, apatah salahnja? Kami telah toeroet menolong memboeka djalan, jang pergi menoedjoe ketempat itoe. . . . . . . . . . . .ingatan itoepoen telah membesarkan hati kami! Djanganlah toean bersoesah hati; soeamikoe itoe tiadalah akan melemahkan sa japkoe; karena saja pandai terbanglah, maka saja tmggi dilihatnja dalam pemandangannja. Ialah jang akan memberi saja waktoe banjak-banjak, soepaja saja dapat membebarkan sajapkoe kian kemari; ialah jang akan meloeaskan padang kerdjakoe.
Ia soedi menerima anak toean ini, dan tiadalah ia akan menjoeroehkoe akan mendjadi orang didapoernja sadja. ⁂ 8 Augustus 1903 (VIII). Tahoekah toean hari ini, apakah? Hari inilah hari jang HABIS GELAP TEBBITLAH TERANG. 24 menjatakan, bahwa kita telah tiga tahoen bersahabat. Tiga tahoen jang telah laloe kita moela-moela bertemoe. Tiga tahoen jang telah laloe, ketika itoelah poela tiga orang anakanak gadis bersoeka raja atas pemberian Toehan kepadanja: sahabat-sahabat jang disoekaï oléh hatinja!
Anak-anak gadis itoe sekarang telah mendjadi perempoean besar, keningnja telah berkeroet dan hatinjapoen telah seperti keloear dari dalam api. Telah angoes dan mendjadi deboekah hati itoe, atau telah mendjadi soetjikah dia sekarang, karena telah mandi dalam api itoe? Kami tahadi amat bergirang hati, berkeliling médja tempat saja doedoek sekarang; tadi kami berlima doedoek disana sama-sama bekerdja. Justinah, doekoen beranak dan kami berempat.
Ia datang kemari tadi pagi dan menoempang disini sampai pekan jang akan datang. Kami sajang sekali kepadanja, sebab ia seorang jang baik dan bagoes. Ia mempergoenakan waktoenja disini dengan sebaik-baiknja, dan beladjar kepada kami mendjahit dan merénda; tahadi ia sedang menekat selop. Tjepat sekali ia beladjar, dengan sebentar sadja telah pandai ia mengerdjakan pekerdjaan itoe. Berapalah besarnja hati dan senang perasaankoe tadi pagi, ketika ia merebahkan kepalanja seperti seorang saudara kandoeng kebahoekoe, ketika saja menerangkan kepadanja kerdja merénda dan mendjahit itoe.
Sekarang ia merasa seperti diroemahnja sendiri. Saja amat soeka melihat matanja jang selaloe riang dan bertjahaja-tjahaja itoe, dan banjaklah poela berarti. Ia anak orang désa. O, berapalah banjak berkatnja, djika pengadjaran itoe datang dari hati jang penoeh dengan kasih tjinta! Njonja tentoelah akan berbesar hati melihatnja. Ia selaloe berhati gembira mendengarkan kata saja, dan betapa soeka hatinja bertanja-tanjakan apa jang ta' diketahoeinja itoe.
Sekiranja toean ada dekat kampoe-ng halaman kami, maoelah saja membawanja kepada toean nanti. Perempoean itoe telah menolong 48 orang perempoean jang bersalin. Wah, ia masih ketjil, hampir seroepa anak-anak. Regén Rembang akan datang kemari pada tanggal 17 boelan ini; saja telah meminta kepadanja jang ia akan membawa anak-anaknja sekali; saja soeka benar hendak berkenalan dengan meréka itoe, karena merékalah jang akan mendjadi bahagia bagi kami pada waktoe jang akan datang.
Oentoek meréka itoe, djikalau perloe, maoelah saja bekerdja dan hidoep, berperang dan menanggoeng kesengsaraan. Saja berharap jang meréka akan tjinta dan kasih kepadakoe. Itoelah jang saja minta kepada bapanja, jang ia akan memberikan anak-anak itoe sekaliannja kepadakoe. Kenang-kenangan saja: banjak-banjak meréka itoe hendaknja jang akan mendj-adi anak kepadakoe, roepan ja tjita-tjita itoe sekarang akan sampai. Banjak lagi orang jang hendak memberikan anaknja kepadakoe, oemp: assistén collecteur disini, jaïtoe seorang anak regén jang kaja.
Ia berkata kepadakoe: „Djadikanlah anak saja boedjang toean, soeroehlah ia menjapoe lantai roemah toean, mengambil air, dan kerdja lain-lain, asal sadja ia boléh tinggal dengan toean."
Saja mendengar katanja itoe sambil teisenjoem, tetapi dalam hatikoe saja menangis. Saja ta' berkata sepatah djoeapoen kepadanja, dan saja ta'maoe berdjandji apa-apa kepadanja, melainkan saja meminta doa moga-moga sekalian anak-anak jang diserahkan orang Kepadakoe itoe, dapatlah saja peloek dalam hatikoe, dapatlah saja pehharakan dengan kasih sajang. Hanjalah seorang anak ketjil sadja jang akan saja bawa ke Rembang, seorang gadis jang kira-kira ber'oemoer delapan tahoen, jang telah diberikan orang toeanja kepadakoe.
Ia anak seorang goeroe dan telah pergi kesekolah. Anak itoe betoel-betoel baik, tadjam pikirannja dan tjakap. Kalau ada ketjakapannja, maka sajapoen hendak menjerahkannja oentoek beladjar soeatoe kepandaian jang disoekaïnja. Sekarang ia lianja mendapat pengadjaran mendjahit dan rnerénda dari pada adik-adikkoe. Dikeiesicténan Rembang adalah gadis-gadis dan perempoeanpererapoean jang sama peladjarannja dengan kami; dengan mereka itoelah saja hendak berkoempoel bersama-sama.
Iparkoe jang perempoeanpoen, seorang jang telah kena penjakit kesopanan" Eropah, sangatlah menjenangkan hatikoe. Waktoekoe tinggal diroemah orang toeakoe, ta' berapa lagi; hanjalah tinggal doea boelan sadja, kemoedian datanglah oiang jang akan melindoengïkoe itoe mendjempoet saja. Ia Bersama-sama dengan adiknja, Regén Toeban, baroe-baroe ini datang kemari. Harinja telah ditentoekan pada tanggal 12 boelan November jang akan datang; sekalian itoe akan dilakoekan dengan diam diam, hanjalah kaoem keloearga sadja jang akan menghadirinja, kami kedoeanja tiada akan memakai pakaian pengantin, ia akan berpakaian angkatannja, dan saja akan berpakaian seperti jang biasa toean lihat.
Sekalian itoe lalah permintaankoe dan permintaannja. Anak-anaknja sajang ta' dapat datang kemari bersama-sama, meréka masih ketjil dan perdjalanan kemari amat soesah. ⁂ 25 Augustus 1903 (VIII). Di Rembang nanti banjak dan loeaslah pekerdjaankoe, dan sjoekoerlah saja tiada akan bekerdja seorang diri sadja; ia telah berdjandji akan menolongkoe dengan soenggoeh-soenggoeh. Itoelah kehendak, harapan dan maksoednja: akan menolongkoe jang berkehendak akan berboeat djasa bagi anak Boemipoetera.
Ia sendiripoen telah bertahoen-tahoen bekerdja memboeat sedemikian. lapoen berkehendak akan memberi anak-negeri pendidikan dian pengadjaran; oléh sebab ia sendiri ta' dapat memberi, sebab itoelah ia menjoeroeh orang lain mengerdjakannja. Banjaklah kaoem keloearganja jang disoeroehnja beladjar, dan ialah jang memberi meréka belandja pengadjaran. Jang diharapkannja kepadakoe ialah: jang saja akan memberi rahmat kepada anak-anaknja dan anak-anak negerinja.
Moga-moga maksoednja itoe dapat saja sampaikan dan djanganlah ia mendjadi ketjéwa. Saja mengoetjap lagi karena kaoem keloearganjapoen soeka benar akan pilihannja itoe. Meréka itoe mengharapkan jang saja akan memberi anak-anaknja pendidikan. Dengan bekerdja seperti pendidik, itoelah saja akan datang kesana, dan pekerdjaan jang lain tiadalah saja atjoehkan lagi. Kadang-kadang loepalah saja, bahwa berboeat seperti sekarang ini banjaklah tjita-tjitakoe jang akan hilang; saja berpikir, bahwa sekarang djalan lainlah jang akan saja toeroet, lain dari pada djalan jang telah saja rentangi dahoeloe.
Dan sa japoen memikirkan dan mengenangkan hal itoe selaloe, karena ialah jang memberi saja hati jang sabar dan jang membesarkan hatikoe. Soeatoepoen ta' adalah jang sempoerna didoenia ini, dan soeatoepoen ta' boléh poela sempoerna benar dalam 'alam ini. Saja dahoeloe berharap, bermaksoed dan meminta do'a soepaja saja akan mendjadi iboe bagi orang banjak atau mendjadi saudara bagi meréka, dan sekarang Toehan telah memberi saja koernianja itoe, meskipoen koernia itoe sedikit dari maksoedkoe dahoeloe itoe.
Iapoen bermaksoed demikian djoega hendak memadjoekan daradjat bangsa kami. Ia soenggoeh amat baik bagi anak Boemipoetera dan pegawai-pegawainja; meréka itoe kasih kepadanja seperti menatang min jak jang penoeh. Doea hari jang laloe assistén collecteur itoe semalammalaman doedoek dekat bapak memperkatakan anak gadisnja itoe. Ia hendak memberikannja, soepaja dapat beroléh pendidikan. Isterinjapoen telah memperkatakan hal itoe poela dengan saja, dan sekarang soeaminja poela jang datang meminta kepada bapak.
Anak-anak jang lain dari sini ada poela jang menoeroet dengan dakoe; ta' tahoelah saja, entah akan saja bawalah anak-anak itoe sekaliannja atau tidak; sedih hatikoe menolak permintaan meréka itoe, dan sajapoen ta' maoe mendjandjikannja. Biarlah kita lihat dahoeloe, bagaimana keadaankoe nanti disana. Saja sekali-kali tiadalah bermaksoed hendak memboeang-boeang témpoh, oentoek tandang-bertandang. Oentoek keperloean itoe akan kami tentoekan hari-harinja, dan pada hari-hari jang lain tiadalah orang akan saja terima, ketjoeali dalam hal jang perloe.
Orang tentoelah akan mema'afkan saja, djika diketahoeinja, bahwa saja berboeat demikian, boekanlah karena sombong saja, melainkan karena waktoe amat bergoena kepadakoe oentoek menolong orang banjak, barangkali djoega oentoek menolong anak-anaknja sendiri. Oentoenglah negeri Rembang negeri jang soenji; dan betapalah senang hatikoe karena iapoen ta' soeka poela berdjalan-djalan seperti saja. Besar hatikoe lagi karena residén disanapoen soeka poela akan tjita-tjita kami itoe.
Tentoelah saja ta' akan tjanggoeng tinggal disana. Tahoekah toean siapa jang akan saja dapati lagi disana jaïtoe sahabatkoe jang besar sekali: laoet! Laoet disana hanjalah 100 langkah sadja djaoehnja dari roemah kami. Ketika orang mengatakan kepadanja, bahwa saja amat soeka memadjoekan pertoekangan emas dan oekir-mengoekir, maka iapoen berkata, bahwa disanapoen ada poela toekang emas dan toekang oekir, meréka itoe hanjalah menantikan orang jang akan memberi atoerannja sadja.
Iapoen pandai poela bertoekang. Kerdja itoe menjéhatkan badan. Dan dengarlah poela soeatoe kabar jang baik. . . . . . . . .Barangkali Singowirio pergi bersama-sama; itoelah toekang oekir jang tinggal di Belakang Goenoeng. Ke Betawi ta' maoe ia menoeroetkan bendoronja itoe, tetapi sekarang karena djalan kami telah beroebah, maoelah ia menoeroetkan saja. Banjaklah maksoed kami jang baik oentoeknja. Akan memadjoekan perkara pertoekangan, maka haroeslah dahoeloe sedia oeang dan petoendjoek.
Bermoela sekali haroes diboeat roemah pertoekangan jang besar dan mempoenjaï toekang banjak-banjak, dan anak-anak jang patoet diadjar oentoek mendjadi toekang; anak-anak itoe haroes diperhatikan selaloe pekerdjaannja, sebab itoelah meréka akan bekerdja dekat roemah kami. Sekiranja adalah oeang oentoek mendirikan roemah pertoekangan itoe, dan oentoek membeli perkakasnja dan membajar orang oepahan, serta memelihara beberapa orang moerid, maka Singo soeka mendjadi kepala pertoekangan itoe.
Pada pikirankoe pokok oentoek mendirikan pertoekangan itoe dalam setahoen, selama-lamanja dalam doea tahoen boléhlah dapat kembali. Saja dahoeloe hendak mendirikannja disini, tetapi oléh karena maksoed hendak pergi ke Betawi itoe, maka maksoed itoepoen tiadalah mendjadi. Adik-adik kami tentoelah boléh djoega akan mengoeroeskan pertoekangan itoe, tetapi pekerdjaan itoe amat pajah oentoek anak-anak ketjil itoe. Lagi amat besar penanggoengannja.
Tetapi sekarang keadaan itoe telah lain. Kami sendiri diapat mengerdjakannja, asal kami dapat mengoempoelkan oeang oentoek mengerdjakannja, dan tentoelah pertoekangan anak negeri Boemipoetera akan madjoe dan berbahagia. Baroe-baroe ini kami berdjalan bersama-sama dengan toean Brandes, adik Dr. Brandes; ia soeka sekali mendengar kabar tentang hasil pertoekangan anak negeri. Ketika saja berkata tentang hendak mendirikan seboeah toko ketjil oentoek hasil pertoekangan anak Boemipoetera itoe di Semarang, maka iapoen soeka poela hendak menolong dengan segera.
Toean haroes mengetahoei poela, bahwa orang di Semarang ta' soeka memesan barang-barang ke Betawi, djika barang-barang itoe dapat dibeli di Semarang. Banjak orang hendak mendirikan toko itoe dan meminta pertolongan kepada kami, tetapi kami ta' dapat berdjandji, melainkan kami menjoeroeh meréka pergi minta pertolongan kepada perserikatan „Oost en West". Roepanja orang telah mendapat djalan jang baik. Perserikatan „Oost en West" wadjib memboeka seboeah toko di Semarang.
Oentoek berboeat sedemikian perloe oeang, dan perserikatan „Oost en West" ta' banjak menaroeh oeang. Ketika saja mengatakan hal itoe kepada toean Brandes, maka iapoen berkata: „Djanganlah toean bersoesah hati tentang perkara oeang itoe. Oeang itoe boléhlah didapat asal toean maoe mengoeroeskan hal jang lain."
Sajapoen mendjawab: „Sepatoetnja orang jang haloes perasaannja, jang akan mendirikan toko di Semarang itoe. Orang jang demikianpoen boléhlah dapat, asal sadja toean soeka menjoeroeh toekang-toekang itoe memperboeat benda-benda jang bagoes."
Saja telah mendapat soerat dari padanja, ia telah memperbintjangkan perkara itoe dengan beberapa orang sahabatnja, dan banjaklah meréka jang soeka menolong pekerdjaan itoe dengan oeang. Saja katakan djoega kepadanja bermatjam-matjam daja oepaja tentang hendak memadjoekan kepandaian oekir-mengoekir. Dengan segera ia bertanja berapa banjaknja oeang jang perloe bagi kami oentoek mengerdjakan pekerdjaan itoe. Saja beloem mengatakan kepadanja, berapa oeang bergoena, karena saja haroes bertanja dahoeloe kepada orang pandai-pandai: berapa oepah mendirikan roemah pertoekangan itoe, dan berapa harga kajoe, berapa oepah orang mengerdjakannja, dan berapa oepah toekang-toekang oekir itoe dibajar, oentoek meréka itoe bekerdja dalam beberapa boelan.
Roemah pertoekangan itoe moela-moelanja haroeslah sederhana sadja, ta' oesah bagoes. Perkara jang teroetama, ialah oeang mestilah ada sekian banjaknja, sehingga kira-kira lima poeloeh orang toekang dapat bekerdja selaloe; artinja meréka itoe ta' oesah lagi menantikan hasil pekerdjaannja lakoe dahoeloe, maka dapat oepah. Rembang itoelah tempat jang amat baik oentoek toekang oekir, sebab disitoe banjak toemboeh pohon djati dan pohon sono (sana).
Singopoen menjoekaï maksoed itoe. Sekiranja ada beroeang sekarang! Kalau pekerdjaan itoe baik djalannja, banjaklah orang nanti jang soeka menoeroetkan saja! Sebab itoelah poela maka saja mendjadi seorang perempoean kaoem moeda. Sebenarnjalah itoe, bahwa saja akan membawa oeang djoedjoeran jang gandjil. Regén Rembang kawin dengan seisi kota. Apa poela sebabnja maka ia akan berdiri antara anak Boemipoetera dan isterinja itoe? Ja, alangkah malangnja saja ini, karena waktoe saja tiba disana nanti dalam waktoe banjak keramaian, poeasa, lebaran dan tahoen baroe.
Saja telah katakan bahwa saja ta' maoe, jang orang akan mentjioem kakikoe. Ta' pernah saja mengizinkan orang berboeat demikian kepadakoe. Saja soeka dikasihi oléh meréka itoe dalam hatinja, tetapi ta' soeka hormat-hormat diloear sahadja! Ta' dapat saja mengenangkan waktoe jang akan datang, kalau tidak bersama-sama dengan Roekmini. Bagaimanakah halkoe djika ia ta' ada, dan bagaimanakah poela halnja nanti kalau tiada saja? Kalau saja mengenangkan hal itoe, maka semalam-malaman mata sajapoen ta' maoe lelap sedikit djoeapoen. ⁂
19 October 1903 (VIII). Soedah tahoekah toean? Tanggal jang soesah ditetapkan, sekarang atas permintaannja jang sekeras-kerasnja, telah dilekaskan. . . . . . . . . . . .Tidaklah pada 12 hari boelan akan dilangsoengkan, melainkan pada 8 hari boelan November, kira-kira poekoel 5 petang, dan hari Raboe tanggal 11 hari boelan sajapoen berangkatlah dari roemah. ⁂ 3 November 1903 (VIII). Anak njonja telah hidoep kembali, ia hidoep benar-benar.
Hatinja gembira dan bergerak kembali. Gerakan itoe boekanlah karena doeka dan sengsara, boekanlah karena kepoetoesan asa jang pedih dan moeram, melainkan karena tjinta jang penoeh dan sedjati, mendesir-desir dalam hatikoe. Alangkah koerangnja terima kasihkoe atas kekajaan jang sebanjak itoe dalam dirikoe! Tjinta jang sebanjak-banjaknja! Ja, tjinta jang dapat memberi sekaja-kajanja. Saja sebagai anak kekasih Allah boléh memberikan jang ada padakoe, dan sajapoen maoe memberikannja, penoeh dengan tjinta dan sajang kepada sekalian jang mengelilingikoe.
Apa jang telah njonja dan sahabat-sahabat jang lain berikan kepadakoe, akan saja berikan poela dengan boenganja sekali kepada orang jang lain. O, amat banjak, ja, amat banjak benar orang jang lapar dan haoes kepada tjinta! Alangkah gandjil dan 'adjaibnja hal keadaan dalam hidoep manoesia. Terang sekali tampaknja, bagaimana lekat hatinja kepada bapakkoe, sedjak meréka itoe moela-moela bertemoe, doea tahoen jang laloe. Semendjak itoe selaloelah ia datang-datang kepada kami, dan achirnja bapakkoe bersahabatlah dengan dia.
Dan kepada isterinja jang malang itoe adalah soeatoe tjita-tjita hendak datang kepada kami, bersama-sama dengan soeaminja dan anak-anaknja akan pergi berkenalan dengan kami. Regén Rembang dan isterinja itoe kedoeanja memanggil bapakkoe „bapak" poela. Si isteri jang soeka sekali hendak berkenalan dengan kami itoe, sajang sebeloem ia dapat menjampaikan tjita-tjitanja itoe, maka iapoen berpoelanglah kerahmatoe'llah. Beberapa hari ia akan berpoelang itoe, dilihat-nja isterinja dalam mimpi: isterinja sedang doedoek tepekoer tengah sembahjang dan meminta dengan soenggoeh-soenggoeh kepada Toehan jang mahatinggi: „Soepaja Allah mempersahabatkannja dengan Radén Adjeng Kartini dari doenia sampai keachirat tinggal kekal selama-lamanja."
Sedjak itoe maka namakoepoen ta' dapat diloepakannja lagi dari kenang-kenangannja. Ja, sebetoelnja regén itoe banjaklah penanggoengannja; kematian isteri itoe soeatoe kehilangan jang amat besar kepadanja, ia sangat tjinta dan sajang kepada isterinja itoe. Pengharapannja jang teroetama oentoek dirinja sendiri ïalah, soepaja bidji mata bapakoe, „wasiat-djati"nja demikianlah saja dinamaï oléh regén itoe akan menolongnja dalam kedoekaan dan kesengsaraannja itoe.
0, ja, berilah saja do'a jang berkat, bila saja pada sebelas hari boelan ïni menaiki roemahkoe jang baroe itoe. Tentoelah do'a itoe akan memberi berkat bagikoe, bila hakékatnja tangan toean jang moelia itoelah membimbing saja masoek kedalam hidoep jang baroe dan beban jang besar itoe! ⁂ 7 November 1903 (VIII). Boendakoe jang ditjinta, terimalah salamkoe pada malam jang achir dari anak toean, jang masih gadis ini, sebeloem ia akan dikawinkan.
Bésok poekoel setengah enam kawinlah kami. Sajapoen tahoelah siapa pada hari bésok, semata-mata akan mengenangkan saja dalam hatinja jang penjajang itoe. Wahai kekasihkoe, sampaikanlah djoega salamkoe kepada soeami toean dan sangkakan dalam ingatan toean, jang toean dipeloek dan ditjioem oléh anak kandoeng toean jang sebenarnja. K. ⁂ Rembang, 11 Dec. 1903 (VIII dan IX). Sahabat-sahabatkoe jang baik dan ditjinta. Seperti saja ta' tahoe, jang toean mentjintaï kedatangan soeratkoe ini, soerat jang pertama-tama sekali dari roemahkoe jang baroe ini.
Sjoekoer kepada Allah, roemah dalam segala hal baik oentoekkoe dan penoeh dengan sekalian jang saja tjintaï, tempat kami sekalian bersama-sama beroentoeng dan berbahagia. Betapalah sedih hatikoe, jang saja sebab beberapa alangan, baroe sekaranglah dapat menoelis soerat ini kepada toean kedoea. Maafkanlah saja, hai kekasihkoe! Baroe-baroe saja datang amat banjak kerdjakoe, kemoedian anak-anak kami ditimpa oléh penjakit, dan kesoedahannja sekali saja sendiri mendjadi koerang* séhat, karena lelah dan pajah pada waktoe jang soedah-soedah.
Saja merasa badankoe koerang senang dan dalam hal itoe saja haroes mendjaga dirikoe baik-baik. Sekarang saja telah segar dan rianglah poela kembali seperti dahoeloe, dan saja lihat waktoe jang akan datang dengan pemandangan jang bersoekatjita. Perloekah djoega hal itoe saja tjeriterakan kepada toean, o kekasihkoe? Saja do'akanlah hari waktoe saja mengoendjoekkan tangankoe kepadanja, kawan jang telah diberikan oléh Toehan kepadakoe, jang akan mendjadi sahabat bagikoe dalam perdjalanan hidoepkoe jang amat berharga dan kerap kali boekan boeatan soekarnja itoe.
Sekalian jang bagoes dan moelia jang terbajang-bajang dahoeloe dimatakoe boléhlah saja lakoekan dan saja sampaikan sekarang disini. Mimpi jang sampai sekarang masih saja mimpikan, kiranja soedah beberapa tahoen jang laloe adalah jang telah dilakoekan oléh soeamikoe, tetapi ada poela jang masih dimimpikannja djoega. Kerap kali saja mendjadi héran dan ta'adjoeb karena karmi dalam segala hal semata-mata boléh dikatakan seperasaan dan sepikiran serta tjita-tjita kamipoen sama poela.
Toean kedoea tentoelah akan sajang kepadanja, bila toean telah kenal kepadanja, toean tentoelah akan tertjengang melihatnja betapa terang kepalanja, dan akan menghargakan kebaikan hatinja jang amat soetji itoe. Karena itoelah saja sekarang berpikir, jang orang bangsawan mestilah hendaknja oentoek orang banjak; dan itoelah poela sebabnja maka saja kehendaki, soepaja orang-orang bangsawan itoe ma'loem hendaknja akan kewadjibannja, dan kewadjiban itoelah jang patoet diperloekan benar-benar oléh orang-orang bangsawan itoe; ia, radja-hatikoe, telah dahoeloelah melakoekan kewadjiban itoe.
Pada hari ini telah seboelan lamanja saja dibawa oléh soeamikoe kemari, keafdeelingnja, menaiki roemahnja jang sekarang telah mendjadi roemah kami berdoea. Agaknja menerima radja Belanda sekalipoen tiadalah akanlebih kehormatan orang disini. Seloeroeh negeri Rembang bersoeka raja; sedjak dari batas pada tiap-tiap roemah, terkibarlah bendéra si tiga warna; béndi-béndi séwaanpoen berbendéra poela. Anak negeri betoel-betoel bergirang hati, kegirangan dan kesoekaan itoe semata-mata terbit dari hatinja jang ichlas.
Meréka bersama-sama bersorak dan bersoekatjita, karena soeamikoe membawakoe keberanda moeka; sebab anak negeri mesti poela melihat Goesti Poeteri jang baroe itoe. Saja doedoek atau berdiri senantiasa didekatnja dengan tiada berkata-kata, dengan air mata berlinang-linang, dan dengan hati jang perasaannja melimpah-limpah; dalam hatikoe adalah terima kasih, ada kesombongan, sombong karenanja, karena ia tahoe benar mengambil hati ra'jatnja jang amat sajang kepadanja itoe.
Saja mengoetjap terima kasih karena seboeah tjita-tjitakoe jang besar telah mendjelma atas dirinja; dan berbahagia besarlah rasanja saja doedoek disisinja. Hendaknja dapatlah toean melihatkoe semendjak telah bersoeami dan mendjadi boenda ini, betapa kesenangan hatikoe telah memantjar-mantjar terbit dimatakoe, moeloet dan pénakoe ta' dapat mengatakan atau menoeliskan kegirangan hatikoe karena kekajaan ini! Dan anak-anak kami! Bagaimanalah saja akan mentjeriterakan kepada toean betapa kekajaan kami ini?
Sekaliannja anak-anak jang manis lakoenja, sehingga hatikoepoen lekaslah melekat kepadanja; dan meréka makin lama makin koeat bergantoeng dihatikoe. Bapaknja telah meletakkan sendi jang koekoeh pada hati meréka itoe, dan telah mendidïknja seperti pendidikan jang selaloe saja ingini, sederhana dan rendah hati. Anak-anakkoe itoe tiadalah menjangkakan dirinja lebih tinggi dari pada orang jang serendah-rendahnja dalam roemah; sekalian orang sama kepadanja.
Disini telah saja dapati tanah jang dikerdjakan, kerdjakoe hanjalah akan menanaminja sadja lagi. Saja berharap dalam boelan Januari sekolah kami dapat didirikan. Kami sekarang mentjari seorang goeroe perempoean jang baik. Selama kami beloem mendapat goeroe itoe, sajalah jang akan memberi pengadjaran oentoek sementara; dan apabila saja karena bermatjam-matjam hal ta' boléh memberi pengadjaran itoe, maka salah seorang dari padabadik-adikkoelah jang akan mengerdjakan pekerdjaan itoe, sampai saja boléh mengadjar kembali.
Ada doea tiga orang toea, jang telah meminta kepadakoe akan mengadjari anak-anaknja. Maksoed kami disini bila kami boléh mendapat seorang goeroe perempoean jangbbaik, akan memboeka seboeah sekolah diroemah kami, oentoek anak-anak gadis kepala-kepala negeri. Kalau sekiranja kami boléh mendapat seorang goeroe perempoean jang baik, goeroe itoelah nanti jang akan memberi anak-anak kami pengadjaran jang menadjamkan pikirannja dan lagi pendidikan oentoek boedi pekertinja.
Djikalau pekerdjaan itoe telah madjoe djalannja, dapatkah kami mengharapkan oeang bantoean dari Goebernemén? Wang sekolah wadjiblah hendaknja serendah-rendahnja, anak-anak itoe dapat makan dan tempat tinggal dari kami. Boléhkah saja memboeat peringatan tentang hal itoe? Orang-orang toea anak-anak itoe sangat pertjaja kepada kami, dan meminta kalau boléh sekarang sekolah itoe diadakannja dan kamipoen wadjib memberinja. Soedahlah; nantilah saja toelis lebih landjoet tentang hal itoe kepada toean.
Saja pertjaja soenggoeh-soenggoeh jang diroemah kami akan terdiri seboeah sekolah anak-anak perempoean, jang dipimpin oléh seorang goeroe perempoean bangsa Eropah dan oléhkoe sendirï, sebagai goeroe'jang „tertinggi" sekali! Maksoed kami bersama-sama terlampau besar. Maoelah rasanja saja membajar berapa djoeapoen banjaknja, asal kami dapat memperbintjangkan sekalian itoe dengan toean kedoea. Saja toelis soerat ini poekoel lima pagi-pagi.
Anak-anakkoe telah bangoen, dan bergantoeng berkeliling koersikoe. Boenda wadjib memberi meréka itoe soesoe dan roti. Toean hendaknja mesti melihat anakkoe jang boengsoe, ia beloem ber'oemoer 2 tahoen, tetapi ia amat tjerdik. Bila saja doedoek, maka datanglah ia membawa bangkoe kaki kepadakoe. Bangkoe itoe tiadalah terangkat oléhnja, melainkan selaloe dihélakannja kepada boendanja. Kaki boendanja tiadalah boléh tergantoeng. Setelah itoe kesajangankoe itoe memandjatlah dengan segera keatas pangkoeankoe.
Djikalau saja soedah memboeat barang sesoeatoenja, maka sekalian anakkoe itoe bereboét-reboet, berdoega-doega mengoendjoekkan ini dan itoe kepadakoe, dan kesajangankoe si Sis jang ketjil sekali membawakan saja sendoek dan garpoe bertamboen-tamboen. Siapa jang nakal ta' boléh datang kepada boendanja. Keriangan jang sebesar-besarnja bagi anak-anak itoe, ialah apabila meréka itoe mandi bersama-sama dengan saja, dan sajapoen bersoekatjita boekan bóeatan.
Soeatoe kesoekaan besarlah kepadakoe melihat moeka anak-anak ketjil jang bersih dan tertawa-tawa itoe. Sekarang saja selaloelah membitjarakan hal keadaankoe sadja. Saja beloem lagi mengoetjapkan terima kasih kepada toean atas kesajangan toean jang tiada berhingga, jang telah saja dapati dalam beberapa hari ini. Toean kedoea telah meriangkan hatikoe dengan soerat-soerat toean jang telah saja terima di Djapara tiada dapat koeperikan.
Atas soerat toean itoe koepohonkan banjak terima kasih kepada toean, kekasihkoe. Dan njonja, boenda, boeah hatikoe, saja tjioemlah toean dengan segala soekatjita pada kedoea belah pipi toean atas keselamatan toean menjamboet kedatangankoe, jang bermoela sekali disini. Karena itoe saja sangat bersenang hati dan berbahagia! 16 December. Baroelah soenji sekarang. Sekalian kerdja telah selesailah. Saja ta' dapat menghoeboeng soeratkoe sebeloem kedjadian ini telah laloe.
Toean sekali-kali ta' dapatlah menerka, siapa jang telah menoempang dengan kami dan siapa jang telah berangkat tadi pagi. Njonja dan toean Bervoets dari Modjowarno! Meréka itoe moela-moelanja pergi ke Djapara kepada orang-orang toeakoe dan mereka menjoeroehnja datang kemari. Itoelah soeroehan Toehan jang amat menjenangkan hati; kami meminta sjoekoer berlipat ganda, karena keadaan jang tiada disangka-sangka telah membawakan kami ni'mat.
Amat sangat ingin benar hatikoe hendak berkenalan dengan njonja dan toean jang moelia. Keinginan hatikoe itoe telah sampai dan tjara bagaimana poela sampainja! Dahoeloe selaloe saja kenangkan kedoea hamba Allah jang berhati moelia ini dengan segala soekatjita, sekarang kesoekaan hatikoe itoe telah bertjampoer dengan sjoekoer dan terima kasih. Kemarin dahoeloe soeamikoe itoe sehari-harian itoe dalam segar dan riang, dan petangnja itoelah datang njonja dan toean Bervoets; oléh mereka itoe, tampak benar betapa girangnja hati soeamikoe pada malam itoe, dan dengan tidak sedikit djoega disangka-sangka, doea djam kemoedian ia mendjadi sakit keras.
Hampir tengah malam waktoe kami akan pergi tidoer dengan bergirang hati, kami oetjapkanlah selamat tidoer kepada djamoe kami itoe. Sedjam kemoedian dari pada itoe soeamikoe tiba-tiba mendjadi sakit keras; dalam waktoe tiga menit sadja ia merasa amat keras sakitnja sehingga iapoen menjangka jang ia ésoknja tiada akan hidoep lagi. Bagaimana soesahkoe waktoe itoe, tentoelah dapat toean pikirkan. Saja soeroeh orang membangoenkan Dokter Bervoets.
Mereka itoe bermaksoed akan berangkat bésok poekoel delapan pagi, tetapi ia dan isterinja ta' sampai hati akan meninggalkan kami sendiri dalam kesoesahan jang demikian. Sebab itoelah mereka itoe berangkat poekoel satoe tengah hari, tetapi maksoed itoepoen tiadalah poela sampai, karena soeamikoe waktoe itoe perloe mendapat pertolongan dokter, dan dokter kami tatkala itoe pergi komisi. Penjakit itoe ialah penjakit memoelas-moelas, jaitoe soeatoe penjakit jang beloem pernah dirasai oleh soeamikoe selama hidoepnja.
Petang kemarin baroelah ia berangsoer semboeh dan dapat tidoer. Betapa sjoekoer saja kepada Allah, tentoelah toean dapat memikirkannja. Tadi poekoel delapan pagi baharoelah berangkat sahabat baroe kami itoe. Soeamikoe makin lama bertambah semboeh, hanjalah badannja sekarang masih koerang koeat. Pada waktoe ini ia telah setengah djam lamanja tidoer njenjak. Saja harap Toehan akan menjemboehkannja dengan segera!
End of chapter
Vesper stopped here. Sleep well.